POWER SEQUENCE SEBELUM TOMBOL POWER DITEKAN (OFF)

Intel Power up sequence

1. Ketika terpasang baterai CMOS pada socket RTC2, sinyal tegangan RTC_VCC akan berada pada posisi high (3.3v) dan akan tetap berada pada kondisi high selama baterai CMOS tersebut masih terpasang. Setelah adaptor terpasang, pin RTCRST_ON (GPIO5/pin 108) pada SIO akan high sehingga akan meng-ON-kan Q2102 sehingga pin RTCRST# pada PCH (pin D20) tetap high karena mendapat suplai dari RTC_AUX_S5.

2. Sumber tegangan adaptor 19 V akan membuat pin AD+=19 V yang memberikan catu tegangan ke pin VCC (pin 20) dan melalui pembagi tegangan PR4009 dan PR4013 memberikan catu ke pin ACDET (pin6) yang membuat IC charger PU4001 (BQ24727RGRR) bekerja. Sebagai tanda telah bekerja PU4001 dengan melalui pin ACOK (pin 5) akan mengeluarkan sinyal AC_IN# = high yang kemudian dilewatkan PR4043 dan diumpankan ke pin PSL_IN1_GPI70# (pin 73) SIO (NPCE885 PAODX).

Catatan:
Cara kerja Blok Charger tidak akan dibahas disini. Untuk pembahasan terperinci akan
dibahas tersendiri pada tulisan saya yang lain “BLOK CHARGER LAPTOP DAN
PERMASALAHANNYA”

3. IC PU4101 (TPS 51225) setelah mendapat tegangan VIN= +19V akan mengeluarkan tegangan melalui pin VREG3 (pin 3) sebesar 3V disebut 3D3V_AUX_S5 dan pada pin VREG5 (pin 13) sebesar 5V disebut sebagai 5V_AUX_S5.

- Sinyal 3D3V_AUX_S5 melalui D6001 menjadi RTC_AUX_S5.
- Sinyal 3D3VAUX_S5 menjadi sumber tegangan bagi LID Switch/switch otomatis standby jika layar laptop ditutup.
- Sinyal 3D3VAUX_S5 menjadi sumber tegangan bagi double fet Q1901
(2N7002KDW) yang merupakan proteksi sinyal RSMRST_KBC#
- Sinyal 3D3VAUX_S5 menjadi 3D3VAUX_KBC menjadi sumber tegangan bagi IC SIO (NPCE885PAODX)
- Sinyal 5V_AUX_S5 menjadi sumber tegangan bagi PU4008 (Current shunt
monitor) INA199A1
-Sinyal 5V_AUX_S5 menjadi sumber tegangan bagi LED indikator charger CHLED1

4. Sinyal S5_ENABLE yang berasal dari SIO/KBC akan high dan tetap high selama
adaptor terpasang.

5. Sinyal S5_ENABLE high maka +5V_ALW/+5V_S5 yang berasal dari DC-DC converter TPS 51225 (PU4101) akan menjadi high.

6. Desain mainboard ini tidak menggunakan tegangan 15V sehingga sequence 15V_ALW diabaikan.

7. Sinyal +3.3V_ALW/ +3D3V_S5 akan menyusul menjadi high.

8. Selanjutnya sinyal 5VA_PCH_VCC5REFSUS akan menjadi high yang memberikan  tegangan referensi 5V PCH melalui pin V5_REFSUS (pin M26). Tegangan ini harus  selalu ada sebagai referensi untuk kondisi suspend kecuali jika dicabut sumber  tegangannya.

9. Setelah +5V_S5 dan +3.3V_ALW high, maka sinyal 3V_5V_POK yang berasal dari PU4001 menjadi high. Sinyal ini juga diumpankan ke double fet Q1901 untuk
membuka proteksi sinyal RSMRST# ke ground.

Proses itulah yang terjadi dalam laptop ACER V5-132P ketika dipasangi sumber
tegangan adaptor sebelum tombol power ditekan

Berikutnya akan kita bahas apa yang akan terjadi kemudian setelah tombol power on
ditekan.

Posting Komentar

0 Komentar